PANTAI MARON

WISATA PANTAI MARON

Kota Semarang merupakan ibu kota provinsi jawa tengah. Kota ini merupakan salah satu kota yang bisa dibilang paling sibuk di jawa tengah, sebab kegiatan administrasi dan lain-lain dari provinsi jawa tengah berada di kota ini. Semarang sering didatangi oleh pengunjung dari kota lain akibat dari wisata yang ia miliki. Salah satunya adalah Pantai Maron, yang tidak kalah indah dengan Pantai-Pantai indah di Indonesia.

Sebab kota semarang adalah kota yang sibuk, maka orang-orang di dalamnya seringkali dilanda stress yang berlebihan. Salah satu cara untuk meredakan stress tersebut adalah dengan cara berlibur sementara atau jalan-jalan ke suatu tempat yang menyenangkan. Bagi Anda warga semarang, tak perlu jauh-jauh ke luar kota. Selain lelah juga akan mengeluarkan banyak biaya.

Di Pantai Maron sendiri ada sebuah Hutan Mangrove yang menjadidaya tarik tersendiri bagi pengunjung. Pada awalnya dulu, Hutang Mangrove ini adalah yang akan menjaga Pantai dari kerusakan. Lalu lama kelamaan, hutan tersebut menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat bagus. Wisata Hutan Mangrove dan Pantai sendiri terbilang masih baru, namun sudah sangat ramai dikunjungi oleh warga Semarang dan lain-lain.

Hutan Mangrove sendiri juga diupayakan sebagai wisata edukasi bagi anak-anak, tentang pentingnya menjaga Pantai dari abrasi. Udara yang sangat sejuk akan membuat pengunjung menjadi sangat betah di kawasan tersebut. Panasnya kota Semarang tidak akan terasa lagi bila berada di tempat yang sejuk seperti Pantai Maron.

Jika Anda datang berkunjung ke Pantai ini, dijamin kantong Anda tidak akan terkuras habis. Kawasan wisata di semarang ini, memiliki penawaran biaya yang sangat terjangkau sekali. Para pengunjung yang hendak masuk ke kawasan ini hanya dikenakan biaya masuk sebesar 5000 rupiah saja. Lalu untuk ongkos parkir sebesar Rp 2.000,- saja. Tarif parkir tersebut berlaku untuk kendaraan mobil maupun motor.

Tentu biaya seperti itu termasu murah mengingat keindahan yang ditawarkan di dalamnya. Memang semua tarif wisata di semarang sendiri tidak ada yang mahal, hampir semuanya terjangkau dan murah saja. Jangan lewatkan kesempatan ke Pantai yang satu ini apabila sedang berada di semarang.

Di manakah lokasi Pantai Maron yang menari tersebut? Kalau Anda ingin menuju ke sana, Anda harus menuju ke bagian barat kota Semarang. Pada intinya, lokasi wisata yang satu ini tidak jauh dari pusat kota Semarang. Oleh karenanya, Pantai Maron menjadi salah satu rujukan wisata anak muda semarang.

Pantai ini bisa dicapai dengan 2 rute yang dapat Anda pilih, yang pertama dari bandara ahmad yani. Lalu yang kedua Anda bisa mengakses Pantai ini melalui perumahan graha krapyak. Jarak tempuh dari kedua lokasi tersebut hanya sejauh 3 km saja. Itu berarti hanya butuh sekitar 10 sampai 15 menit saja untuk dapat sampai di Pantai tersebut.

Waktu 10 menit tersebut adalah waktu tempuh dengan menggunakan kendaraan motor atau mobil. Namun bila Anda datang kesana dengan jalan kaki pelan-pelan melalui graha perumahan krapyak, maka waktu tempuhnya adalah sekitar 30 menit. Tentu saja waktu selama itu tidak akan terasa apabila dijalani dengan santai dan dalam kondisi hati yang baik.

Objek Wisata di Pantai Maron

1. Hutan Mangrove
2. Budidaya Tambak Laut
3. Jembatan Batu
4. Sunset
5. Spot Foto

LAWANG SEWU

WISATA LAWANG SEWU

Bila anda berkunjung ke Kota Semarang, pastikan tidak melewatkan bangunan bersejarah yang satu ini, Lawang Sewu. Bangunan peninggalan Belanda yang tampak megah di pusat Kota Semarang di dekat Tugu Muda Semarang ini sangat ikonik dan terkenal di Semarang. Bangunan indah dan megah dengan dua menara kubah yang menjulang ini bisa membangkitkan jiwa petualangan anda yang ingin merasakan sesuatu yang baru, sesuatu yang menantang nyali anda.

Lawang Satu menjadi salah satu wisata sejarah yang terkenal di Semarang. Disebut Lawang Sewu karena konon pintu pintu di dalam gedung berjumlah seribu. Memang tidak main main banyaknya pintu di Lawang Sewu. Namun, bila anda ingin menghitungnya dengan tepat, maka hanya terdapat 600 daun pintu di sana. Namun, jendela jendela yang besar khas jendela bangunan Belanda yang besar bisa anda tambahkan untuk menggenapi jumlah kekurangan daun pintu tadi. Ya, secara harafiah, Lawang Sewu berarti seribu pintu, walau tidak tepat berjumlah seribu akan tetapi untuk menggambarkan betapa banyaknya pintu yang ada di dalam bangunan Lawang Sewu.

Lawang Sewu dibangun pada tahun 1904. Dan tiga tahun setelahnya, yaitu tahun 1907, bangunan ini selesai dibangun oleh pemerintah Kolonial Belanda pada masa itu. Lawang Sewu ini sebenarnya diperuntukkan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS, sebuah jawatan perkereta apian swasta milik Belanda pada masa itu.

Image Lawang Sewu berakhir saat Jepang menguasai Semarang tahun 1940an. Gedung megah ini diubah fungsinya menjadi tempat peristirahatan tentara Jepang. Sedangkan di ruangan bawah tanah digunakan untuk ladang pembantaian penduduk pribumi, pemuda Indonesia dan tentara Belanda. Kekejaman tentara Jepang memang sangat tersohor dalam sejarah. Lawang Sewu adalah saksi bisu bagaimana kekejaman tentera Jepang menyiksa dan membantai pemuda pemuda yang melawan mereka.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Lawang Sewu sempat dijadikan kantor beberapa institusi pemerintah, diantaranya adalah Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang lebih dikenal sebagai PT KAI, Kantor Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Kementrian Perhubungan Jawa Tengah.

Memang sampai saat ini Bangunan Lawang Sewu sangat terkenal keangkerannya. Bahkan di sini sempat dijadikan tempat uji nyali dalam acara televisi yang diadakan oleh stasiun televisi swasta di Indonesia. Tapi walau begitu, sebagai Ikon kota Semarang, pemerintah Kota Semarang ingin menghilangkan kesan mistik gedung antik ini. Karenanya banyak event besar yang diselenggarakan di Lawang Sewu, mulai dari Fashion Show, penyuluhan, dan banyak lagi kegiatan lain demi memperlihatkan bahwa Lawang Sewu sebagai bangunan bersejarah dengan arsitektur mengagumkan daripada gedung dengan misteri yang sangat kental.

Namun image Lawang Sewu sebagai gedung paling berhantu di Jawa Tengah tidak dapat pudar begitu saja. Banyak cerita seram yang membungkus keindahan arsitektur Lawang Sewu. Cerita tentang noni Belanda yang selalu terlihat sebelum Maghrib tiba di salah satu bagian bangunan, mengenakan gaun berwarna merah. Atau cerita tentang suara suara jeritan dan tangisan yang terdengar pada malam hari dari gedung tua itu. Suara noni noni Belanda dan tentara Belanda yang dibantai dalam gedung yang terdengar dari kejauhan.

Satu lagi misteri Lawang Sewu ada di ruang bawah tanah, tempat para pemuda Indonesia dibantai. Dikurung dalam penjara jongkok yang berukuran 1 x 1 meter itu banyak pemuda dan pribumi yang meregang nyawa karena mati rasa atau kedinginan setelah direndam berhari hari di dalam bak berisi air tersebut. Atau penjara berdiri yang menjadi saksi banyak nyawa hilang karena dipenggal setelah dipenjara berdiri dan berdesakan dalam ruangan 90 x 1 meter. Padahal pada jaman Belanda, ruangan bawah tanah dahulu difungsikan sebagai saluran air, karenanya banyak air di tempat ini bahkan sampai sekarang pun ruangan bawah tanah Lawang Seru masih tergenang air sehingga harus dipompa.

Bila anda ingin mengunjungi ikon Kota Semarang ini, disarankan untuk menyewa jasa Guide di sana. Anda tentunya tidak mau mengalami gangguan saat menyelami keindahan sekaligus keangkeran Lawang Sewu. Lawang Sewu saat ini sudah dipugar dan menjadi indah kembali. Hanya beberapa ruangan yang dilarang untuk didatangi, karenanya akan lebih baik untuk menyewa jasa guide saja untuk menghindari hal hal yang tidak dinginkan.