CANDI GEDONG SANGO

WISATA CANDI GEDONG SANGO

Candi Gedong Songo merupakan tempat wisata yang terletak di Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Gedong Songo menjadi salah satu tempat wisata yang sangat ramai dikunjungi para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara. Sesuai dengan namanya, Gedong Songo yang berarti terdapat 9 bangunan candi yang tersebar di komplek kawasan wisata alam yang begitu luas dan mempesona.

Candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran bagian selatan dengan ketinggian sekitar 1.200 m dari permukaan laut sehingga suhu udara di kawasan wisata ini cukup dingin (berkisar antara 19-27 °C). Suasana sejuk hawa pegunungan serta terbebas dari polusi udara akan menjadikan pengelaman tersendiri bagi para pengunjung yang suka akan keindahan alam.

Disamping Candi Gedong Songo merupakan tempat wisata alam juga menjadi salah satu tempat wisata sejarah di kabupaten Semarang yang wajib dikunjungi ketika Anda sedang berlibur ataupun jalan-jalan di kawasan wisata bandungan.

Lokasi antara candi satu dengan candi yang lainnya tidak berdekatan sehingga dibutuhkan tenaga ekstra untuk menempuh jarak ratusan meter agar bisa melihat keseluruhan candi-candi yang ada. Namun jangan khawatir, meskipun nafas harus terengah-engah akan mudah terobati dengan udara segar bahkan keindahan alam yang terkadang bisa melihat secara dekat kabut dingin yang turun dari atas gunung.

Di komplek wisata Candi ini juga terdapat tempat untuk istirahat sambil menyiram bahkan mandi dengan air hangat. Tepatnya di antara candi gedung 3 dan candi gedung 4, terdapat sebuah kepunden gunung dengan sumber air panas yang mengadung kadar belerang cukup tinggi. Sekedar informasi, bahwa dengan menyiram atau mandi dengan air hangat yang mengandung belerang ini bisa mengobati penyakit gatal-gatal maupun penyakit kulit lainnya.

Candi gedong songo ditemukan pertama kali oleh Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1740 M. Dan pada saat itu Raffles menemukan sebanyak 7 buah bangunan candi sehingga dia menamainya dengan Candi Gedong Pitu, arti kata “pitu” dalam bahasa Indonesia adalah tujuh.

Penyebutan Candi Gedong Pitu bertahan lama hingga seribu tahunan lebih. Dan pada tahun 1908 – 1911 seorang arkeolog dari belanda Van Stein Callenfels kembali melakukan penelitian lagi di komplek candi Gedong Pitu. Dalam kurun waktu 3 tahunan Callenfels menemukan lagi 2 candi lainnya yang bertempat tidak jauh dari candi-candi yang sebelumnya telah ditemukan Raffles sehingga total kesemuaan candi yang ditemukan menjadi 9 buah. Dengan ditemukannya 2 candi yang lain ini maka nama Candi Gedong Pitu berubah menjadi Candi Gedong Songo.

Pemugaran Candi Gedong I dan Candi Gedong II dilakukan pada tahun 1928 – 1929. Sedangkan pemerintah Indonesia pada tahun 1972 – 1982 melakukan pemugaran total terhadap bangunan Candi Gedong Songo. Bahkan pemugaran area wisata tersebut dilakukan sampai saat ini sehingga semakin terlihat indah dan rapi namun tanpa merubah struktur bangunan-bangunan candi yang ada.
Menurut penelitian bahwa Candi Gedong Songo merupakan bangunan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 masehi).

Untuk menuju area wisata Candi Gedong Songo dibutuhkan perjalanan sekitar 40 menit dari pusat keramaian Kota Ambarawa dengan perjalanan yang didominasi dengan tanjakan serta kemiringan yang sangat tajam. Lokasi candi ini juga dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 10 menit dari obyek wisata New Bandungan Indah dengan kondisi jalan ketika tidak menemukan kemacetan.

Dan dibawah ini adalah daftar jarak tempuh untuk menuju Candi Gedong Songo.

  • Candi Gedong Songo – Kota Semarang : 45 KM
  • Candi Gedong Songo – Kota Ungaran : 25 KM
  • Candi Gedong Songo – Kota Ambarawa : 15 KM

LAWANG SEWU

WISATA LAWANG SEWU

Bila anda berkunjung ke Kota Semarang, pastikan tidak melewatkan bangunan bersejarah yang satu ini, Lawang Sewu. Bangunan peninggalan Belanda yang tampak megah di pusat Kota Semarang di dekat Tugu Muda Semarang ini sangat ikonik dan terkenal di Semarang. Bangunan indah dan megah dengan dua menara kubah yang menjulang ini bisa membangkitkan jiwa petualangan anda yang ingin merasakan sesuatu yang baru, sesuatu yang menantang nyali anda.

Lawang Satu menjadi salah satu wisata sejarah yang terkenal di Semarang. Disebut Lawang Sewu karena konon pintu pintu di dalam gedung berjumlah seribu. Memang tidak main main banyaknya pintu di Lawang Sewu. Namun, bila anda ingin menghitungnya dengan tepat, maka hanya terdapat 600 daun pintu di sana. Namun, jendela jendela yang besar khas jendela bangunan Belanda yang besar bisa anda tambahkan untuk menggenapi jumlah kekurangan daun pintu tadi. Ya, secara harafiah, Lawang Sewu berarti seribu pintu, walau tidak tepat berjumlah seribu akan tetapi untuk menggambarkan betapa banyaknya pintu yang ada di dalam bangunan Lawang Sewu.

Lawang Sewu dibangun pada tahun 1904. Dan tiga tahun setelahnya, yaitu tahun 1907, bangunan ini selesai dibangun oleh pemerintah Kolonial Belanda pada masa itu. Lawang Sewu ini sebenarnya diperuntukkan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS, sebuah jawatan perkereta apian swasta milik Belanda pada masa itu.

Image Lawang Sewu berakhir saat Jepang menguasai Semarang tahun 1940an. Gedung megah ini diubah fungsinya menjadi tempat peristirahatan tentara Jepang. Sedangkan di ruangan bawah tanah digunakan untuk ladang pembantaian penduduk pribumi, pemuda Indonesia dan tentara Belanda. Kekejaman tentara Jepang memang sangat tersohor dalam sejarah. Lawang Sewu adalah saksi bisu bagaimana kekejaman tentera Jepang menyiksa dan membantai pemuda pemuda yang melawan mereka.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Lawang Sewu sempat dijadikan kantor beberapa institusi pemerintah, diantaranya adalah Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang lebih dikenal sebagai PT KAI, Kantor Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Kementrian Perhubungan Jawa Tengah.

Memang sampai saat ini Bangunan Lawang Sewu sangat terkenal keangkerannya. Bahkan di sini sempat dijadikan tempat uji nyali dalam acara televisi yang diadakan oleh stasiun televisi swasta di Indonesia. Tapi walau begitu, sebagai Ikon kota Semarang, pemerintah Kota Semarang ingin menghilangkan kesan mistik gedung antik ini. Karenanya banyak event besar yang diselenggarakan di Lawang Sewu, mulai dari Fashion Show, penyuluhan, dan banyak lagi kegiatan lain demi memperlihatkan bahwa Lawang Sewu sebagai bangunan bersejarah dengan arsitektur mengagumkan daripada gedung dengan misteri yang sangat kental.

Namun image Lawang Sewu sebagai gedung paling berhantu di Jawa Tengah tidak dapat pudar begitu saja. Banyak cerita seram yang membungkus keindahan arsitektur Lawang Sewu. Cerita tentang noni Belanda yang selalu terlihat sebelum Maghrib tiba di salah satu bagian bangunan, mengenakan gaun berwarna merah. Atau cerita tentang suara suara jeritan dan tangisan yang terdengar pada malam hari dari gedung tua itu. Suara noni noni Belanda dan tentara Belanda yang dibantai dalam gedung yang terdengar dari kejauhan.

Satu lagi misteri Lawang Sewu ada di ruang bawah tanah, tempat para pemuda Indonesia dibantai. Dikurung dalam penjara jongkok yang berukuran 1 x 1 meter itu banyak pemuda dan pribumi yang meregang nyawa karena mati rasa atau kedinginan setelah direndam berhari hari di dalam bak berisi air tersebut. Atau penjara berdiri yang menjadi saksi banyak nyawa hilang karena dipenggal setelah dipenjara berdiri dan berdesakan dalam ruangan 90 x 1 meter. Padahal pada jaman Belanda, ruangan bawah tanah dahulu difungsikan sebagai saluran air, karenanya banyak air di tempat ini bahkan sampai sekarang pun ruangan bawah tanah Lawang Seru masih tergenang air sehingga harus dipompa.

Bila anda ingin mengunjungi ikon Kota Semarang ini, disarankan untuk menyewa jasa Guide di sana. Anda tentunya tidak mau mengalami gangguan saat menyelami keindahan sekaligus keangkeran Lawang Sewu. Lawang Sewu saat ini sudah dipugar dan menjadi indah kembali. Hanya beberapa ruangan yang dilarang untuk didatangi, karenanya akan lebih baik untuk menyewa jasa guide saja untuk menghindari hal hal yang tidak dinginkan.

GUNUNG GALUNGGUNG

WISATA GUNUNG GALUNGGUNG

Sudahkah anda merencanakan akan kemana anda dengan keluarga atau dengan sahabat anda akan menghabiskan waktu liburan anda? jika berbicara mengenai objek wisata atau tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi. Indonesia memang dikenal sebagai surga bagi para wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan mereka dengan tempat-tempat yang menarik dan eksotis.

Setiap tempat wilayah di Indonesia mempunyai pesona wisata yang menarik dan salah satu pesona wisata menarik dan juga eksotis yang bisa anda coba ialah Jawa Barat. Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang mempunyai tempat-tempat wisata yang menarik. Jika berbicara mengenai objek wisata di Jawa barat, memang banyak tempat wisata yang bisa anda kunjungi dan salah satu tempat wisata tersebut ialah wisata gunung Galunggung.

Wisata gunung Galunggung merupakan salah satu tempat wisata alam yang sangat dikenal di daerah Jawa Barat. Objek wisata ini terletak di tepatnya di Tasikmalaya. Apa saja yang akan anda dapatkan ketika anda mengunjungi tempat wisata ini? banyak hal yang bisa anda lakukan ketika anda mengunjungi tempat wisata ini termasuk anda akan melihat panorama alam pegunungan yang sangat indah.

Selain itu, anda juga akan disajikan dengan kawah gunung yang sangat eksotis, anda juga akan disambut dengan berbagai pepohonan besar. Selain itu, anda juga akan disambut dengan udara yang sangat segar. Jika anda termasuk orang yang sangat suka dengan dunia photografi, anda bisa menjadi mengunjungi tempat ini untuk mengambil foto-foto ditempat yang indah.

Setelah kita membahas mengenai aktivitas apa saja yang bisa anda lakukan ketika berada di objek wisata tersebut, hal lain yang bisa anda ketahui kaitannya dengan wisata di daerah Tasikmalaya ini ialah kaitannya dengan sejarah gunung ini. gunung ini menurut sejarah meletus pertama kalinya pada tahun 1822 dan dikabarkan bahwa ada sekitar 4 ribu orang yang menjadi korban saat itu. Selain itu, menurut sejarah gunung ini juga meletus pada tahun 1894 yang memakan korban sekitar 1000 jiwa. Itulah hal yang bisa anda ketahui kaiatannya dengan sejarah gunung Galunggung yang bisa anda ketahui.

Setelah kita membahas mengenai sejarah dari gunung Galunggung tersebut, kita berbicara akses yang bisa anda gunakan ketika anda ingin mengunjungi tempat wisata alam di Tasikmalaya tersebut. Jika anda ingin mengunjungi tempat wisata ini, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi dan anda juga harus menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam untuk bisa sampai ke tempat tersebut. Tempat wisata ini juga terletak di dekat objek pemandian panas yang terletak di Cipanas.

Dengan demikian, anda tidak akan kesulitan untuk menemukan tempat wisata ini. jika anda ingin melihat indahnya kawah gunung Galunggung tersebut atau anda hanya ingin sekedar foto-foto selfie, anda harus menaiki anak tangga yang berjumlah kurang lebih 620 anak tangga untuk bisa sampai ke puncak tempat tersebut. Anda dijamin tidak akan merasa mudah capek menaiki kawah tersebut karena anda akan bisa melihat pemandangan alam sekitar yang begitu indah.

Itulah beberapa hal yang bisa anda ketahui kaitannya dengan wisata gunung Galunggung. Wisata tersebut termasuk dalam salah satu objek wisata yang menyajikan pemandangan yang indah dan juga alami. Anda bisa mengunjungi tempat wisata tersebut bersama dengan keluarga, atau teman-teman anda.

PANTAI PANGANDARAN

WISATA PANTAI PANGANDARAN

Pantai Pangandaran merupakan salah satu pantai di Jawa Barat yang terkenal karena keindahan dari pemandangan yang diberikan, tidak sedikit wisatawan yang datang ke pantai ini selama musim liburan.

Pantai yang terletak di Kabupaten Pangandaran yang merupakan pemekaran dari kabupaten Ciamis dan terletak di sebelah tenggara Jawa Barat, tepatnya ada di desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Provinsi Jawa Barat.

Tidak kalah dengan Pantai Gunung Kidul yang ada di Yogyakarta, pemandangan yang diberikan sangatlah memukau mata saat pertama kali datang ke tempat ini, deburan ombak yang memukau dan keindahan kapal nelayan saat mulai sore hari.

Banyak warga sekitar yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, mereka mencari ikan di dekat Pantai Pangandaran yang tentunya menambah kesan keindahan tersendiri bagi pantai tersebut, jaring-jaring dari nelayan mulai bertebaran dihiasi warna yang unik dan elok jika dilihat dari kejauhan.

Di pantai ini anda juga dapat menikmati bersepeda yang sudah disewakan disekitar tempat tersebut sambil menikmati angin laut yang segar, ada juga jasa untuk naik ke perahu pesiar, memancing, parasailing hingga bermain jetski, sungguh akan membuat anda seperti berada di luar negeri.

Uniknya lagi banyak penginapan yang disediakan di sekitar rumah warga yang tentunya dekat dengan bibir pantai, penginapan yang terlihat sederhana namun memiliki bangunan yang modern dan tentunya disuguhkan dengan keindahan pantai nan eksotik. Anda juga akan diantar oleh becak-becak khas Pangandaran yang akan mengantar anda dari penginapan hingga menuju ke beberapa tempat di pantai ini.

Untuk tiket masuk Pantai Pangandaran terutama dari dinas pemerintah setempat dikenakan biaya tarif sebagai berikut

  • Pejalan kaki orang Rp3.000,00
  • Sepeda motor Rp 7.000,00
  • Jeep atau sedan Rp 28.000,00
  • Mobil Carry Rp 35.000,00
  • Kendaraan kapasitas besar Rp 40.700,00
  • Bus mini Rp 80.000,00
  • Bus sedang Rp 104.000,00
  • Bus Besar Rp 169.000,00

Harga di atas adalah harga yang terbaru, mungkin sewaktu-waktu ada perubahan tanpa ada pemberitahuan lebih lanjut.

Setiap tempat wisata khususnya pantai pasti memiliki spot-spot atau tempat untuk melihat pemandangan paling bagus dari tempat tersebut, untuk wisata Pangandaran sendiri memiliki 3 spot yang banyak dikunjungi oleh wisatawan yaitu Pantai Panannung, Pantai timur, dan tempat belanja Souvenir.

TAMAN SAFARI

WISATA TAMAN SAFARI

Kalau biasanya tempat konservasi terdengar membosankan bagi kalangan umum, tidak demikian dengan Taman Safari Indonesia (TSI). Destinasi yang juga dikenal sebagai Taman Safari Bogor ini justru menjadi objek wisata populer di kawasan Puncak. Sejak dibangun pada tahun 1980, TSI memang tak sekedar melestarikan satwa-satwa langka. Tapi juga mengemas dirinya menjadi destinasi wisata keluarga, edukasi, alam, dan petualangan yang menarik.

Hewan-hewan koleksinya dibiarkan berkeliaran di lingkungan yang dibuat mirip dengan habitat asalnya. Alih-alih menyeramkan, hal inilah yang menjadi tarik tersendiri yang membedakan TSI dari kebun binatang pada umumnya. Pengunjung jadi bisa melihat dan berinteraksi dengan hewan-hewan dari dekat. Sementara itu, para satwa bisa lebih bebas bergerak tanpa terpenjara kandang yang sempit.

Hingga akhir 2017, koleksi satwa TSI sudah mencapai 2.500 lebih. Tak hanya dikumpulkan dari Indonesia saja, tapi juga dari berbagai penjuru dunia. TSI juga memiliki lebih dari 20 wahana permainan dan 9 pertunjukan yang dapat dinikmati para pengunjung. Jadi, jangan khawatir mati gaya kalau berkunjung ke sana.

Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan di tempat wisata yang berdiri di atas lahan seluas 168 ha ini. Saking banyaknya, mungkin 1 hari aja nggak bakal cukup untuk melakukan semuanya. Nggak percaya? Simak aja daftarnya di bawah ini.

1. Safari Journey

Ini dia daya tarik utama Taman Safari Indonesia. Yakni melakukan perjalanan selama kurang lebih 45 menit ke “alam liar” untuk melihat koleksi satwa langka dari dekat. Buat yang baru pertama kali ke sana, jangan kaget kalau tiba-tiba ada zebra, unta, atau rusa yang tiba-tiba nyebrang jalan atau mendekati mobil kita. Kalau jendela dibuka, kepala mereka bahkan suka masuk ke mobil.

Berinteraksi dengan hewan diperbolehkan selama tidak mengganggu dan membuat kemacetan. Beberapa pengunjung juga sering memberikan makanan seperti wortel atau sayuran meski sebenarnya dilarang di brosur.

Akan tetapi, jangan sekali-kali membuka jendela di kawasan hewan buas seperti singa atau harimau. Apalagi sampai membuka pintu dan keluar dari mobil. Oh iya, untuk berkeliling, kamu bisa memakai mobil pribadi. Tapi kalau tidak punya, TSI menyediakan bus gratis untuk berkeliling. Sedangkan di safari malam, ada kereta mini gratis yang siap menemani.

2. Baby Zoo

Satwa yang dilepas dan bisa dilihat di Safari Journey biasanya sudah dewasa dan siap berpetualang sendiri. Untuk hewan yang masih bayi dan anak-anak, bisa dikunjungi di arena Baby Zoo.

Di sini, kamu bisa berfoto bersama bayi singa, harimau sumatera, orang utan, dan macan. Namun, kamu perlu membayar lagi Rp20.000 untuk sekali foto. Ada juga beberapa spesies burung langka, kanguru, lemur, dan harimau putih yang diperlihatkan.

Selain itu, kamu juga bisa naik gajah dan berjalan-jalan di hutan selama sekitar 1 jam. Satu ekor gajah didampingi seorang pawang dan bisa dinaiki oleh 4 orang dewasa. Ada juga aksi tunggang unta dan kuda poni di sini.

3. Pertunjukan Edukatif

Puas berkeliling melihat hewan, kamu dapat menyaksikan pertunjukan edukatif yang biayanya sudah termasuk harga tiket terusan.

Total ada 9 macam pertunjukan yang digelar satu sampai dua kali dalam sehari di safari siang. Ini dia nama dan jadwal pertunjukan Taman Safari Bogor:

  • Elephant Show: Setiap hari (11.30 & 16.30 WIB)
  • Dolphin Show: Setiap hari (13.00 & 16.30 WIB)
  • Cowboy Show: Setiap hari (14.00 WIB), akhir pekan & hari libur (13.30 & 15.30 WIB)
  • Various Animal Show: Setiap hari (11.30 & 15.00 WIB)
  • Tiger Show: Setiap hari (13.30 & 16.00 WIB)
  • Sea Lion Show: Setiap hari (11.30 & 15.00 WIB)
  • Birds of Prey Show: Setiap hari (14.30 – 16.00 WIB)
  • Safari Theatre: Setiap hari (15.30 WIB), akhir pekan & hari libur (13.30 – 15.30 WIB)
  • Globe of Death: Setiap hari (14.00 – 16.30 WIB)

Kamu bisa menyaksikan kecerdasan hewan-hewan seperti gajah, lumba-lumba, singa, dan singa laut lewat pertunjukan-pertunjukan di atas. Tujuannya adalah memberikan informasi dan pengetahuan untuk menjaga lingkungan dengan cara yang menyenangkan.

Di akhir pertunjukan, kamu dapat mengabadikan hewan dengan hewan-hewan di atas. Namun, ada biaya tambahan sebesar Rp10.000 – Rp25.000 yang harus kamu bayar. Di safari malam pun ada dua jadwal pertunjukan yang digelar setelah Journey. Jadwalnya bisa kamu simak di bawah ini:

  • Various Animal Show: 21.00 WIB
  • Fire Dance: 22.10 WIB

KOTA BANDUNG

WISATA KOTA BANDUNG

1. Kampung Korea (Little Seoul Bandung)

Kalau belum kesampaian ketemu oppa di Korea Seatan, mampir saja ke Little Seoul Bandung sebagai pemanasan. Lokasinya gak jauh dari Stasiun Bandung dan berjarak sekitar 3-4 kilometer. Sesuai judulnya, nuansa Seoul berusaha dihadirkan ke Kota Bandung lewat desain tempatnya yang dibuat semirip mungkin. Selain itu, kamu juga bisa icip-icip aneka kuliner khas Korea Selatan yang super autentik. Jangan lupa dandan ala eonni dan oppa ya kalau ke sana!

2. Upside Down World

Ketika merasa punya beban berat, sampai-sampai pengin jungkir balik, pikirkan untuk datang ke sini biar kamu gak perlu repot head stand. Kalau kamu sering dengar wisata Upside Down Yogyakarta, wahana wisata serupa lahir lebih dahulu di Kota Kembang. Upside Down Bandung ini letaknya masih berdekatan sama Little Seoul, tepatnya di Jalan H. Wasid No 31, Lebakgede, Kabupaten Coblong, Bandung.

3. Rabbit Town

Destinasi wisata baru yang lagi panas di Kota Bandung ini memang sempat tersenggol masalah plagiarisme terhadap Museum of Ice Cream, Los Angeles, Amerika Serikat. Tapi hal tersebut gak bikin para pengunjung gondok dan justru berbondong-bondong datang karena penasaran. Kalau penasaran juga, cobalah tengok Rabbit Town di Jalan Ranca Bentang.

4. China Town

angan keburu jantungan kalau tiba-tiba disamperin segerombol pemain barongsai ketika sedang nongkrong di China Town. Apalagi saat malam Minggu. Tempat yang didesain mirip kampung pecinan ini punya banyak spot yang Instagenic untuk berswafoto. Yang pengin foto ala pemain serial Meteor Garden, langsung aja datang ke Jalan Kelenteng Nomor 41, Bandung.

5. Forest Walk

Di tengah kemajuan infrastrukturnya yang sudah sangat modern, Bandung rupanya menjaga baik paru-paru kotanya. Salah satunya diwujudkan dengan tetap asrinya Forest Walk yang ada di kawasan Babakan Siliwangi. Area ruang publik hijau ini sudah dilengkapi banyak fasilitas umum hingga pusat oleh-oleh. Gak perlu lagi melarikan diri ke hutan belantara kalau pengin short escape, sekaligus cari suasana yang tenang dan sejuk.

6. Bukit Senyum

Jangan lupa bahagia ya, Guys. Kalau lupa, coba mendaki ke lereng Gunung Burangrang, Desa Cipada, Cikalongwetan, Bandung Barat, deh. Kamu akan menemukan senyummu kembali di sini. Perjalanannya mungkin bakal sedikit terjal di awal, tapi seperti namanya, senyummu bakal otomatis mengembang begitu sampai di puncak dan menyaksikan keindahan panorama kebun teh dan pohon pinus berjajar rapi.

7. Kawah Putih Ciwidey

Meski bukan tergolong wisata baru, tapi Kawah Putih selalu berhasil bikin para turis terkagum-kagum meski sudah dikunjungi berkali-kali. Panorama eksotis dari kawah berwarna kehijauan yang dipenuhi kepulan kabut putih jadi daya tarik utamanya. Tempat yang berlokasi di Jalan Soreang Ciwidey ini suhunya bisa mencapai 8 derajat Celcius, jadi kalau kamu punya alergi dingin, siapkan jaket yang tebal ya.

8. Trans Studio Bandung

Dengan lahan seluas 4,2 hektare, Trans Studio Bandung jadi taman hiburan yang paling besar di Jawa Barat. Poin paling pentingnya, hampir seluruh kawasannya indoor alias dalam ruangan! Ada sekitar 20 wahana seru yang menanti untuk kamu jelajahi, mulai dari wahana yang menantang adrenalin hingga tempat-tempat bertema unik.

JEMBATAN AMPERA

WISATA JEMBATAN AMPERA

Jembatan Ampera yang berada di tengah atau pusat kota dan menjadi penghubung daerah Seberang Ilir dan Seberang Ulu. Kedua daerah ini dipisahkan oleh sebuah sungai yang bernama Sungai Musi. Selain kuliner khas Palembang yang sangat populer, Jembatan Ampera sudah menjadi ikon dari Kota Palembang. Jembatan ini mulai dibangun pada bulan April tahun 1962 setelah mendapat persetujuan dari Presiden Soekarno dengan biaya diambil dari pampasan perang Jepang.

Jembatan Ampera Tempo DuluJembatan Ampera sendiri dulunya bernama Jembatan Bung Karno. Pemberian nama “Bung Karno” merupakan sebuah bentuk penghargaan kepada beliau yang memperjuangkan keinginan masyarakat Palembang untuk menyatukan Seberang Ulu dengan Seberang Ilir. Pada saat itu, Jembatan Ampera merupakan jembatan terpanjang di Asia Tenggara. Penggantian nama Jembatan Bung Karno terjadi pada tahun 1966, saat terjadi pergolakan politik di Indonesia yang kemudian nama jembatan tersebut diganti menjadi Jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat).

Pada awalnya bagian tengah badan Jembatan Ampera dapat dikontrol naik turun, mengingat pada masa itu, Sungai Musi merupakan jalur utama perdagangan yang mengandalkan transportasi laut. Namun, seiring dengan perkembangan di Kota Palembang pada tahun 1970 yang kian padat dianggap mengganggu arus lalu lintas transportasi darat. Oleh karena itu, naik turun jembatan tidak dioperasikan lagi. Karena waktu yang diperlukan untuk mengangkat jembatan tersebut relatif lama yaitu sekitar 30 menit.

Kota Palembang, Sumatera Selatan dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan sejarah budaya di Indonesia. Jalan-jalan ke Kota Palembang pastilah terasa tidak lengkap jika tidak berkunjung ke Jembatan Ampera yang membentang di atas Sungai Musi yang indah.

Sungai Musi tidak bisa dipisahkan dari Jembatan Ampera dan Sumatera Selatan. Sungai Musi dan Jembatan Ampera menjadi salah satu kebanggaan Sumatera Selatan. Sungai Musi adalah sungai terpanjang di Pulau Sumatera, panjangnya mencapai 750 Km dengan lebar 500 Meter. Sungai yang membelah Provinsi Sumatera Selatan dari Timur ke Barat ini bercabang-cabang. Sungai Musi memiliki delapan anak sungai besar yaitu, Sungai Komering, Sungai Leko, Sungai Rawas, Sungai Lakitan, Sungai Kelingi, Sungai Lematang, Sungai Semangus dan Sungai Ogan.

Apabila Anda ingin melihat keindahan dari Jembatan Ampera ini adalah di waktu malam hari karena di waktu itulah jembatan ini selalu dihiasi dengan lampu-lampu yang warna-warni dan sangat terang serta memancar ke segala arah. Arah sinar dari lampu yang memancar itu tidak hanya menyamping, tetapi menjulang ke atas langit. Keindahan ini tampak lebih sempurna karena teknik pencahayaan yang digunakan ditata secara khusus, sehingga kemegahan jembatan ini semakin terlihat sempurna.

Di atas Sungai Musi, pengunjung bisa melihat secara langsung rumah apung atau yang lebih terkenal dengan sebutan rumah sakit yang menjadi rumah khasnya Palembang. Lebih seru lagi, jika Anda datang pada saat diadakannya festival air di Sungai Musi. Biasanya acara yang digelar adalah perlombaan perahu, kontes menghias perahu, dan perlombaan menyeberang sungai.

SUNGAI MUSI

WISATA SUNGAI MUSI

Sungai Musi mempunyai panjang 750 km dan merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera. Sejak masa Kerajaan Sriwijaya, sungai Musi ini terkenal sebagai sarana transportasi utama masyarakat. Di tepi Sungai Musi terdapat Pelabuhan Boom Baru dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Sungai Musi membelah Kota Palembang menjadi 2 bagian. Seberang Ilir di bagian Utara dan seberang Ulu di bagian Selatan. Mata airnya bersumber dari Kepahiang, Bengkulu. Sungai ini merupakan muara sembilan anak sungai besar, yaitu Sungai Komering, Rawas, Batanghari, Leko, Lakitan, Kelingi, Lematang, Semangus, dan Sungai Ogan. Sungai Musi penting bagi masyarakat Palembang karena sebagai salah satu alternatif sarana transportasi. Hal ini dilihat dari banyaknya perahu motor yang mondar-mandir membawa penumpang yang ingin menyeberang.

Biasanya pengunjung berdatangan pada sore hari hingga malam hari untuk menyaksikan matahari terbenam dan suasan malam yang diterangi lampu-lampu di sekitar sungai. Pada malam minggu atau malam liburan lainnya, biasanya jumlah pengunjung yang mengunjungi Jembatan Ampera dan sekitarnya akan lebih banyak.

Sungai Musi menjadi tempat rekreasi untuk tua muda dan anak-anak, termasuk wisatawan dari luar kota Palembang. Dikawasan ini, Anda dapat menyaksikan rumah sakit, yaitu rumah tradisional khas Palembang. Pada hari-hari perayaan tertentu, misalnya Hari Peringatan Kemerdekaan Indonesia, diadakan festival air, seperti perlombaan perahu bidar, kontes menghias perahu, perlombaan berenang menyeberangi sungai, dan lain-lain.

Di sekitar sungai musi, terdapat banyak penginapan dengan tarif yang berfariasi antara Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. Sedangkan untuk keperluan makan, Anda tidak perlu bingung karena ditempat ini terdapat banyak rumah makan, baik yang ada di pinggir sungai atau di rumah terapung. Rumah-rumah makan tersebut menawarkan menu andalan, seperti pindang ikan patin yang merupakan makanan khas Pelembang.

Selain itu, di sekitar Wisata Sungai Musi juga terdapat penjual kerupuk, pempek Palembang, dan kerajinan-kerajinan tangan, seperti songket dan kain jumputan. Di kawasan Jembatan Ampera, Anda dapat menyewa perahu motor dengan antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu rupiah, tergantung kelihaian Anda dalam menawar.

PANTAI PUNAI BELITUNG

WISATA PANTAI PUNAI BELITUNG

Pantai Punai Belitung merupakan salah satu pantai yang terletak di bagian ujung selatan Pulau Belitung dan tepatnya di Desa Tanjung Kelumpang, Simpang Pesak, Kecamatan Dendang. Pantai Punai dapat dicapai dari pusat kota Tanjungpandan yang berjarak sekitar 93 km yang dapat ditempuh selama 2 jam perjalanan melalui jalan darat.

Nama pantai Punai sendiri sebenarnya berasal dari salah satu nama jenis burung yang banyak hidup bebas di pepohonan hijau yang ada di kawasan wisata pantai ini. Nama burung tersebut yaitu Burung Punai.

Pantai Punai memiliki pasir yang putih, bebatuan granit yang tersebar di pinggir pantai dari ukuran yang besar hingga kecil dan air laut yang jernih dan kebiru biruan serta pepohonan nyiur dan cemara laut. Memang mayoritas hampir semua pantai yang ada di Pulau Belitung ini memiliki pantai berpasir putih dan bebatuan granit. Selain itu kontur pasir pantai yang landai, ombak yang tenang, serta air laut yang jernih dan bersih menjadikan pantai ini dapat dijadikan tempat bagi anda yang ingin berenang.

Pemandangan alam di pantai Punai ini masih terasa alami dan sangat indah. Seperti di Pantai Tanjung Binga, suasana di pagi hari di wisata pantai Punai ini anda dapat menyaksikan para nelayan lokal yang pulang melaut dengan berbagai macam hasil tangkapannya. Anda yang suka dengan makanan laut, saatnya anda berburu atau membeli ikan-ikan segar hasil tangkapan para nelayan. Tentunya semua ikan tersebut masih segar-segar karena ikan-ikan tersebut hasil tangkapan nelayan pada malam hari.

Tiba sore hari, anda jangan beranjak pergi dari lokasi wisata pantai ini karena mata anda akan dimanjakan oleh pesona matahari terbenam dengan jelas dari pinggir pantai Punai ini.

Di kawasan wisata pantai Belitung ini, ada beberapa cottage yang tersedia. Tarifnya pun tidak terlalu mahal.. Fasilitas yang diberikan cukup memadai, tersedia AC, Televisi, kipas angin, air galon kemasan plus dispenser, kompor gas, rek piring hingga piring dan gelas. Mengingat peralatan masakyang disediakan cukup lengkapa, anda pun bisa memasak sendiri hasil laut yang ada beli dari nelayan pada pagi hari.

Sempatkanlah diri anda untuk berkunjung ke wisata pantai Belitung ini, Pantai Punai bersama teman atau keluarga anda. Rasakan pengalaman yang tak terlupakan saat pagi hari bersama para nelayan yang pulang dari melaut dan pesona matahari terbenamnya yang dapat memanjakan mata anda.

PANTAI TANJUNG KELAYANG

WISATA PANTAI TANJUNG KELAYANG

Tanjung Kelayang adalah salah satu kawasan strategis pariwisata nasional di Indonesia. Nama Kelayang sendiri adalah nama salah satu jenis burung di Pulau Belitung. Pantai Tanjung Kelayang merupakan bagian dari kawasan ini. Pantai ini terletak di Kecamatan Sijuk sekitar 27 kilometer dari kota Tanjung Pandan. Pantai Tanjung Kelayang merupakan salah satu pantai terbaik di Bangka Belitung. Pantai ini setiap tahun menjadi tempat singgah kapal-kapal Yacht yang mengikuti Rally Sail Indonesia.

Pantai Tanjung Kelayang mungkin tidak sepopuler Pantai Tanjung Tinggi yang letaknya tidak jauh dari sini dan menjadi terkenal karena menjadi salah satu lokasi shooting Film Laskar Pelangi. Meskipun demikian, pantai ini sebenarnya juga menjadi salah satu lokasi dari film tersebut.

Pantai Tanjung Kelayang memiliki laut yang berair biru kehijauan, bergelombang tenang dengan pasir pantai yang putih dan halus. Karena itu, pantai ini juga menjadi tempat berenang yang menyenangkan dan cukup aman. Di sisi pantai juga banyak terdapat pohon kelapa.

Di seberang pantai terdapat pulau yang terdiri dari tumpukan batu granit raksasa. Tumpukan granit ini membentuk formasi kepala burung. Oleh karena itu, pulau granit ini kemudian disebut Batu Garude. Batu Garude menjadi salah satu landmark Pulau Belitung. Wisatawan sebaiknya memiliki foto dengan latar belakang Batu Garude ini.

Tanjung Kelayang adalah salah satu kawasan strategis pariwisata nasional di Indonesia. Nama Kelayang sendiri adalah nama salah satu jenis burung di Pulau Belitung. Pantai Tanjung Kelayang merupakan bagian dari kawasan ini. Pantai ini terletak di Kecamatan Sijuk sekitar 27 kilometer dari kota Tanjung Pandan. Pantai Tanjung Kelayang merupakan salah satu pantai terbaik di Bangka Belitung. Pantai ini setiap tahun menjadi tempat singgah kapal-kapal Yacht yang mengikuti Rally Sail Indonesia.

Pantai Tanjung Kelayang mungkin tidak sepopuler Pantai Tanjung Tinggi yang letaknya tidak jauh dari sini dan menjadi terkenal karena menjadi salah satu lokasi shooting Film Laskar Pelangi. Meskipun demikian, pantai ini sebenarnya juga menjadi salah satu lokasi dari film tersebut.

Pantai Tanjung Kelayang memiliki laut yang berair biru kehijauan, bergelombang tenang dengan pasir pantai yang putih dan halus. Karena itu, pantai ini juga menjadi tempat berenang yang menyenangkan dan cukup aman. Di sisi pantai juga banyak terdapat pohon kelapa.

Di seberang pantai terdapat pulau yang terdiri dari tumpukan batu granit raksasa. Tumpukan granit ini membentuk formasi kepala burung. Oleh karena itu, pulau granit ini kemudian disebut Batu Garude. Batu Garude menjadi salah satu landmark Pulau Belitung. Wisatawan sebaiknya memiliki foto dengan latar belakang Batu Garude ini.