Kampung Vietnam Batam

Pengungsian rakyat vietnam di indonesia adalah pengungsian dari negara vietnam karena perang saudara di vietnam. Perang yang berlangsung panjang pada akhirnya selalu menyebabkan kesengsaraan. Masyarakat umum yang sering tidak mengerti apa-apa akhirnya yang selalu menjadi korban. Untuk menyelamatkan diri, dari pada bertahan di vietnam.

Awal mula

Pulau galang, salah satu wilayah kepulauan riau, ternyata menyimpan cerita menarik. Disini, beberapa puluh tahun lalu, tepatnya tahun 1975 hingga 1996 berdiri kamp pengungsian vietnam yang menyebrang menjadi manusia perahu akibat perang saudara. Cerita heroik rambo ala amerika yang berperang melawan tentara vietkong yang kejam, ternyata mendapatkan sisi lain di pulai seberang pula bata perahu kayu, mengarungi samudera luas untuk bisa sampai kesini. Kisah dimulai april 1975, saat pecah perang saudra di vietnam. Perang yang berlangsung panjang pada akhirnya selalu menyebabkan kesengsaraan. Masyarakat umum yang tidak mengerti apa-apa akhirnya yang selalu menjadi korban. Untuk menyelamatkan diri, dari pada bertahan di vietnam.

Masalahnya, vietnam bukanlah negara dengan wilayah besar dimana orang bisa dengan leluasa untuk bersembunyi. Mau tidak mau, pilihannya adalah keluar dari negara tersebut. Dan yang mengerikan adalah pilihan paling memungkinkan keluar dari vietnam adalah melalui laut, samudera yang ganas. dengan terpaksa pilihan itulah yang harus diambil daripada mati konyol oleh tentara komunis vietkong yang sangat ganas.

Transportasi pengungsian

Kapal yang mereka gunakan adalah kapal kayu kecil sebesar satu buah bis besar. Satu kapal diisi sekitar 75 orang. Bayangkan betapa mereka berdesak-desakan didalam perahu kecil tersebut. Yang mereka pikirkan hanyalah bagaimana bisa secepatnya keluar dari negara yang sedang perang saudara tersebut.

Setelah kurang lebih selama satu bulan berlayar mengarungi Samudera, tibalah rombongan pertama dari manusia perahu Vietnam ini pulau Natuna di wilayah kepulauan Riau sekarang pada tanggal 21 Mei 1975. Mereka berjumlah 75 orang menumpang satu buah perahu kayu.

Menyusul setelah itu, gelombang para pengungsi Vietnam ini semakin lama semakin banyak hingga akhirnya menjadi permasalahan di beberapa negara tetangga Vietnam, yaitu Malaysia, Thailand dan Indonesia. Perserikatan Bangsa-Bangsapun kemudian turun tangan. Organisasi PBB yang mengurusi pengungsi UNHCR mengadakan rapat beberapa negara di Bangkok yang akhirnya menetapkan menjadikan satu pulau di Indonesia untuk dijadikan tempat pengungsian.

Dipilihlah pulau Galang yang relatif masih kosong untuk dijadikan tempat pengungsian. Pulau Galang yang luasnya 250 ha itu kemudian diambil 80 ha untuk dijadikan kawasan pengungsiang. Manusia perahu Vietnam yang tersebar di beberapa kepulauan akhirnya disatukan di Pulau Galang. Dari hasil penyatuan di berbagai tempat itulah terkumpul hingga 250 ribu jiwa, sebuah jumlah yang sangat dahsyat besarnya

Share:

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.