TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI

WISATA TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI

Sedang bingung untuk menghabiskan akhir pekan? Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di Palutungan, Kuningan, Jawa Barat bisa menjadi alternatif. Suasanya masih asri dan cuaca yang sejuk akan menjadi tempat menghabiskan akhir pekan yang menyenangkan. Sebenarnya hanya sebagian kawasan TNGC yang masuk wilayah Kuningan, karena sebagian yang lain masuk kawasan Majalengka.

Banyak pendaki gunung yang datang bila musim libur tiba, Ya Gunung Ciremai memang dikenal sebagai gunung tertinggi di Jawa Barat, mungkin ini pula yang menjadi satu daya tarik bagi para pendaki. “Udara sejuk memang menjadi salah satu alasan wisatawan untuk datang ke Kuningan, untuk itu obyek wisata alam seperti TNGC ramai pada akhir pekan,” ujar Kepala Dinas Pariwisita dan Budaya Kuningan.

Di akhir pekan, bukan hanya pendaki yang datang. Banyak orang yang datang untuk mencari udara segar dan melihat panorama yang indah. Mereka datang bersama keluarga ataupun teman. Kalau mau menginap pun, ada lokasi yang sengaja dibuat untuk berkemah di sini. “Tak akan bosan untuk datang ke TNGC, ada banyak hal dan aktivitas yang dapat dilakukan di sana, selain menjadi jalur pendakian, pengunjung bisa hanya menikmati angin segar, mengunjungi Curug Putri hingga berkemah,”.

Air Terjun Putri berada tak jauh dari pintu utama masuk ke dalam kawasan TNGC, Palutungan dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama lima menit. Kawasan air terjun yang satu ini tak terlalu besar, untuk masuknya juga tak dikenakan biaya lagi karena masih berada dalam kawasan TNGC. “Di Kuningan tak ada obyek wisata yang mahal, untuk masuk TNGC pengunjung juga sebenarnya tak dikenakan biaya hanya penggantian uang pemeliharaan saja,”.

Gemericik suara air terjun sering mengundang pengunjung untuk berenang. Dalam pengamatan Kompas Travel, kawasan ini sangat diminati remaja. Ada sensasi tersendiri saat menikmati sejuknya air terjun yang turun langsung dari ketinggian hampir 12 meter ini. Setelahnya jangan lupa mampir ke warung-warung kecil disekitar untuk menikmati segelas kopi panas ataupun mi rebus yang dijajakan oleh penduduk sekitar.

TAMAN SAFARI

WISATA TAMAN SAFARI

Kalau biasanya tempat konservasi terdengar membosankan bagi kalangan umum, tidak demikian dengan Taman Safari Indonesia (TSI). Destinasi yang juga dikenal sebagai Taman Safari Bogor ini justru menjadi objek wisata populer di kawasan Puncak. Sejak dibangun pada tahun 1980, TSI memang tak sekedar melestarikan satwa-satwa langka. Tapi juga mengemas dirinya menjadi destinasi wisata keluarga, edukasi, alam, dan petualangan yang menarik.

Hewan-hewan koleksinya dibiarkan berkeliaran di lingkungan yang dibuat mirip dengan habitat asalnya. Alih-alih menyeramkan, hal inilah yang menjadi tarik tersendiri yang membedakan TSI dari kebun binatang pada umumnya. Pengunjung jadi bisa melihat dan berinteraksi dengan hewan-hewan dari dekat. Sementara itu, para satwa bisa lebih bebas bergerak tanpa terpenjara kandang yang sempit.

Hingga akhir 2017, koleksi satwa TSI sudah mencapai 2.500 lebih. Tak hanya dikumpulkan dari Indonesia saja, tapi juga dari berbagai penjuru dunia. TSI juga memiliki lebih dari 20 wahana permainan dan 9 pertunjukan yang dapat dinikmati para pengunjung. Jadi, jangan khawatir mati gaya kalau berkunjung ke sana.

Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan di tempat wisata yang berdiri di atas lahan seluas 168 ha ini. Saking banyaknya, mungkin 1 hari aja nggak bakal cukup untuk melakukan semuanya. Nggak percaya? Simak aja daftarnya di bawah ini.

1. Safari Journey

Ini dia daya tarik utama Taman Safari Indonesia. Yakni melakukan perjalanan selama kurang lebih 45 menit ke “alam liar” untuk melihat koleksi satwa langka dari dekat. Buat yang baru pertama kali ke sana, jangan kaget kalau tiba-tiba ada zebra, unta, atau rusa yang tiba-tiba nyebrang jalan atau mendekati mobil kita. Kalau jendela dibuka, kepala mereka bahkan suka masuk ke mobil.

Berinteraksi dengan hewan diperbolehkan selama tidak mengganggu dan membuat kemacetan. Beberapa pengunjung juga sering memberikan makanan seperti wortel atau sayuran meski sebenarnya dilarang di brosur.

Akan tetapi, jangan sekali-kali membuka jendela di kawasan hewan buas seperti singa atau harimau. Apalagi sampai membuka pintu dan keluar dari mobil. Oh iya, untuk berkeliling, kamu bisa memakai mobil pribadi. Tapi kalau tidak punya, TSI menyediakan bus gratis untuk berkeliling. Sedangkan di safari malam, ada kereta mini gratis yang siap menemani.

2. Baby Zoo

Satwa yang dilepas dan bisa dilihat di Safari Journey biasanya sudah dewasa dan siap berpetualang sendiri. Untuk hewan yang masih bayi dan anak-anak, bisa dikunjungi di arena Baby Zoo.

Di sini, kamu bisa berfoto bersama bayi singa, harimau sumatera, orang utan, dan macan. Namun, kamu perlu membayar lagi Rp20.000 untuk sekali foto. Ada juga beberapa spesies burung langka, kanguru, lemur, dan harimau putih yang diperlihatkan.

Selain itu, kamu juga bisa naik gajah dan berjalan-jalan di hutan selama sekitar 1 jam. Satu ekor gajah didampingi seorang pawang dan bisa dinaiki oleh 4 orang dewasa. Ada juga aksi tunggang unta dan kuda poni di sini.

3. Pertunjukan Edukatif

Puas berkeliling melihat hewan, kamu dapat menyaksikan pertunjukan edukatif yang biayanya sudah termasuk harga tiket terusan.

Total ada 9 macam pertunjukan yang digelar satu sampai dua kali dalam sehari di safari siang. Ini dia nama dan jadwal pertunjukan Taman Safari Bogor:

  • Elephant Show: Setiap hari (11.30 & 16.30 WIB)
  • Dolphin Show: Setiap hari (13.00 & 16.30 WIB)
  • Cowboy Show: Setiap hari (14.00 WIB), akhir pekan & hari libur (13.30 & 15.30 WIB)
  • Various Animal Show: Setiap hari (11.30 & 15.00 WIB)
  • Tiger Show: Setiap hari (13.30 & 16.00 WIB)
  • Sea Lion Show: Setiap hari (11.30 & 15.00 WIB)
  • Birds of Prey Show: Setiap hari (14.30 – 16.00 WIB)
  • Safari Theatre: Setiap hari (15.30 WIB), akhir pekan & hari libur (13.30 – 15.30 WIB)
  • Globe of Death: Setiap hari (14.00 – 16.30 WIB)

Kamu bisa menyaksikan kecerdasan hewan-hewan seperti gajah, lumba-lumba, singa, dan singa laut lewat pertunjukan-pertunjukan di atas. Tujuannya adalah memberikan informasi dan pengetahuan untuk menjaga lingkungan dengan cara yang menyenangkan.

Di akhir pertunjukan, kamu dapat mengabadikan hewan dengan hewan-hewan di atas. Namun, ada biaya tambahan sebesar Rp10.000 – Rp25.000 yang harus kamu bayar. Di safari malam pun ada dua jadwal pertunjukan yang digelar setelah Journey. Jadwalnya bisa kamu simak di bawah ini:

  • Various Animal Show: 21.00 WIB
  • Fire Dance: 22.10 WIB

TAMAN NASIONAL BUKIT TIGA PULUH

WISATA TAMAN NASIONAL BUKIT TIGA PULUH

Taman Nasional Bukit Tiga Puluh atau biasa disebut Bukit Tiga Puluh adalah Taman Nasional yang terletak di Sumatra, Indonesia. Taman Nasional Bukit Tiga Puluh ini merupakan salah satu rangkaian pegunungan yang mempunyai potensi keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa yang cukup tinggi.

Tipe ekosistem yang ada di hutan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh ini yaitu Hutan Datarn Rendah, Hutan Pamah dan Hutan Dataran Tinggi. Serta bermacam-macam jenis Flora yang hidup di Taman Nasiona ini antara lain : Jelutung (Dyera costulata), Getah Merah (Palaquium spp),Pulai (Alstonia scolaris), Kempas (Koompassia excelse), Rumbai (Shorea spp), Cendawan Muka Rimau (Refflesia hasseltii), Jernang atau Palem Darah Naga (Daemonorops draco), dan juga berbagai jenis-jenis Rotan yang hidup di Taman Nasional ini. Cendawa Muka Rimau adalah salah satu tumbuhan yang bisa disebut sebagai tumbuhan Khas dan Endemik yang hidup di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh.

Taman Nasioan ini memiliki sekitar 59 jenis mamalia, 6 jenis primata, 151 jenis burung termasuk Elang Jawa , 16 jenis Kelelawar dan juga berbagai macam jenis Kupu-Kupu. Disamping itu, Taman Nasional ini juga banyak terdapat habitat-habitat yang langka yang sudah banyak punah, hanya sebagian saja yang memang memelihara dan melindungi hewan langka tersebut.

Adapun beberapa macam habitat satwa yang langka diantaranya : Gajah Sumatra (Elephas maximus), Harimau Loreng Sumatra (Panthera tigris sumatraensis), Rusa (Cervus unicolor), Siamang (Hylobates syndactylus), Lutung (Presbytis cristata) dan masih banyaklagi nama-nama hewant langka yang hidup di Taman ini, juga sebagai perlindungan Hidro-orologis Daerah Aliran Sungai (DAS) Kuantan Indragiri.

Pada mulanya kawasan Taman Nasional ini merupakan hutan lindung dan Hutan Produksi terbatas. Meskipun demikian kondisi didaerah Hutan Taman Nasional ini bisa disebut relatif masih alami.

Kehidupan masyarakat disekitar Taman Nsional ini merupakan suku dengan adat istiadat dan budaya yang relatif masih sangat tradisional, yaitu Suku Anak Dalam, Suku Talang Mamak. Masyarak sekitar terutama Suku Talang Mamak percaya bahwa Bukit dan Tumbuhan yang ada di taman nasional ini mempunyai kekuatan magis dalam kehidupan mereka. Secara tidak langsung,mereka ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melindungi bukit/tumbuhan di Taman Nasional.

Tama Nasional Bukit Tiga Puluh menyimpan banyak kekayaan flora dan fauna yang luar biasa. Di dalamnya terdapat sekitar 660 spesies tumbuh-tumbuhan, 246 di antaranya adalah tumbuhan obat-obatan yang sering dimanfaatkan oleh penduduk setempat. Dan juga bermacam-macam jenis spesies langkah yang sudah didata sesuai yang telah dibahas dibagian halama sesudahnya.

Selain itu di kawasan Taman Nasional ini juga terdapat pohon Nibung (oncosperma tigilarium), pohon ini sejenis palem liar,dilihat dari jarak yang agak jauh pohon ini mirip dengan pohon pinang, yang secara spasifik tergolong dari suku Palmae. Pohon ini tumbuh secara berumpun,mempunyai batang yang lurus yang memiliki ketinggian mencapai 20 sampai 30 meter.

Habitat tumbuhan jenis ini adalah dihutan-hutan pantai air payau, dan berkembang secara alami. Bagi masyarakat Riau pohon Nibung ini memiliki makna tersendiri, yaitu sebagai simbol semangat persatuan dan persaudaraan masyarakat Riau. Oleh Pemerintah Propinsi Riau,pohon ini kemudian dijadiakn sebagai Maskot Propinsi Riau.

Kawasan Taman Nasioan Bukit Tiga Puluh ini terletak di dua Propinsi, yaitu Propinsi Riau dan Propinsi Jambi. Kawasan yang tercakup dalam Propinsi Riau terdapat di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir. Sedangkan kawasan yang tercakup dalam Propinsi Jambi adalah terletak di Kabupaten Bungo, Kabupaten Tebo, dan Kabupaten Tanjung Jabur Timur. Secara administratif pemerintah terletak di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir Propinsi Riau dan Kabupaten Bungo Tebo dan Tanjung Jabu Propinsi Jambi.

TAMAN NASIONAL TESSO NILO

WISATA TAMAN NASIONAL TESSO NILO

Di Indonesia banyak terdapat Taman Nasional salah satunya adalah Taman Nasional Tesso Nilo. Taman Nasional Tesso Nilo terdapat di Jl. Raya Langgan KM 4, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Provinsi Riau -Kepulauan Sumatra. Taman Nasional Tesso Nilo ini diresmikan pada tanggal 19 Juli 2004. Yang memilki luas 38.576 hektar dan sekarang diperluas menjadi 83.067 hektar. DiTaman Nasional Tesso Nilo terdapat banyak jenis flora dan fauna. Taman Nasional Tesso Nilo juga merupakan salah satu tempat tinggal dari 60 – 80 ekor gajah dan merupakan kawasan konservasi gajah Sumatra.

Keindahan Taman Nasional Tesso Nilo merupakan bentang alam yang yang dialiri sunga tessi dan nilo. Tesso Nilo juga merupakan salah satu zamrud katulistiwa yang penuh pesona dengan keindahan dan keunikan hutan hujan tropis dataran rendah khas Pulau Sumatera, sebagai bagian jantung hutan tropis paparan sunda. Menurut Gilliso tempat wisata daerah ini memiliki kekayaan tumbuhan vaskular tertinggi di dunia, bahkan mengalahkan kawasan hutan-hutan lainnya termasuk hutan amazon. Disini juga ditawarkan berbagai macam wahana keluarga seperti :

  • Elephant care, pada kegiatan ini pengunjung bisa ikut memberi makan pada gajah, meliat ketrampilan atau atraksi gajah dan memandikan gajah. Pengunjung bisa melakukan semual hal tersebut dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1.200.000,- pergroup/8 jam (maksimal 6 orang)
  • Safari gajah , safari ini diperuntuhkan bagi pengunjung dan anak – anak diatas 5 tahun. Disini pengunjung bisa naik gajah disekitar camp flying squad, waktu safari ini adalah 30 menit. Biaya yang harus dikeluarkan RP.500.000,- pergroup/1 jam (maksimal 6 orang)
  • Sialang ecotour, disini pengunjung dapat melihat pohon sialang dan sarang lebah madu juga dapat meliat proses pengemasan madu hutan, tapi pengunjung tidak dapat melihat proses panen madunya. Dengan biaya Rp.500.000,- pergroup/ 3 jam.
  • Susur sungai Nilo, pengunjung dapat menikmati sunai nilo dengan menggunakan pemompong. Susur sungai nilo dapat dilakukan dalam waktu 1 – 3 jam sesuai jarak yang ditempuh. Dengan biaya sewa pompong/klotok Rp. 250.000,- per orang/hari.
  • Bersepada (Paddle tour), kegiatan ini diperuntuhkan bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan Taman Nasional Tesso Nilo di track tesso nilo dengan menggunakan sepeda. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan guide, tetapi disini tidak menyediakan sepeda. Biaya Rp. 100.000,- per group/3-4 jam.
  • Ada kegiatan tambahan juga disini yaitu tarian tradional adat mlayu dan pencak silat.

TAMAN NASIONAL KEPULAUAN TOGEAN

WISATA TAMAN NASIONAL KEPULAUAN TOGEAN

Wisata Taman Nasional Kepulauan Togean, Tempat Wisata Terindah – Salah Satu Destinasi Tempat Wisata Bahari Terpopuler di Indonesia ini sudah dikenal sejak lama, Kepulauan Togean adalah sebuah Taman Nasional yang terdiri dari 2 area Ekosistem yang berupa Lautan dengan luas sikitar 292 ribu hektar dan dengan dataran seluas 70 ribu hektar yang terletak di Teluk Tomini, Sulawesi Tengah. Bagi anda yang ingin menikmati keindahan Lanskap Alam dan juga Aneka Ragam Biota Laut taman Nasional tersebut sangatlah cocok untuk anda jadikan destinasi berlibur anda, selain itu Taman Nasional tersbut juga terletak disebuah Lokasi yang cukup Jauh dari Hiruk Pikuk kehidupan Kota Yang membosankan dan semrawut.

Kepulauan Togean masuk dalam Gugusan Teluk Tomini dan dikelilingi oleh lebih dari 50 pulau kecil, dan ada juga beberapa Pulau yang sudah sangat terkenal didunia pariwisata seperti Pulau Una – Una, Pulau Malenge, Pulau Talatakoh, Pulau Batudaka, Pulau Waleakodi, dan juga Pulau Waleabahi.

Yang Menarik dari Kepulauan Togean ini adalah hutan mangrove dan juga padang lamun pantai yang berupa padang Rumput pantai sebagai Sumber makanan dari mamalia laut dugong atau yang lebih dikenal dengan Duyung. Di Kepulauan Togean ini juga anda dapat menjumpai beberapa spesies penyu langka seperti penyu hijau dan penyu sisik yang menambah keindahan pantai di sekitar Kepulauan Togean. beberapa hal yang jarang anda temui ditempat – tempat wisata lain dapat anda temui disini salah satunya yaitu mangrove, ada 33 jenis mangrove yang tumbuh di kepulauan tersebut 19 jenis mangrove sejati dan 14 jenis mangrove ikutan. yang mana dari keseluruhan 33 jenis mangrove tersebut dikelompokan dalam 21 familia dan 26 genus.

Alam Bawah Laut Kepulauan Togean dapat anda nikmati dengan cara diving atau snorkling, anda juga dapat menyaksikan Keindahan serta kekayaan Alam bawah laut dan bertemu dengan aneka fauna dan terumbu karang yang amat langka seperti Ikan Paus Pilot Kima Raksasa atau biasa disebut Tridacna gigas, Lola atau Trochus niloticus, Ikan Hiu Karang, Ikan Pari manta, Ikan Travelly dan masih banyak lagi deh.

Itu baru disekitar laut yang dangkal, apabila anda menyelam di laut yang lebih dalam lagi anda dapat menjumpai 596 spesies ikan, 555 jenis moluska, dan 262 jenis terumbu karang. benar – benar kaya Negeri kita ini bukan? tidak hanya jenis satwa laut saja yang dapat anda jumpai disini Guys, tetapi aneka Satwa lainnya seperti burung, Monyet, biawak, dan lain sebagainya yang termasuk dalam jenis satwa langka dan dilindungi di Indonesia dapat anda jumpai ketika anda berada disana.

Untuk dapat sampau di Kepulauan Togean apabila mengambil rute dari Jakarta, anda dapat menggunakan Pesawat Domestik menuju ke Palu, lalu dari Bandara Palu anda dapat menyewa Taksi untuk menuju ke Ampana dengan tarif sekitar 50 ribu, kemudian dari Ampana anda lanjutkan menuju Togean.

Bagi para Wisatawan yang ingin mencari Penginapan, di Kepulauan Togean terdapat banyak sekali penginapan seperti wisama dan juga Cottage dengan tarif sekitar 150 ribu sampai dengan 400 ribu perhari. Gimana Guys? tertarik buat menikmati keindahan Surga Bawah Laut di Taman Nasional Kepulauan Togean ini? ada baiknya apabila anda menawar terlebih dahulu ketika akan menggunakan jasa Transpotrasi disana.

TAMAN NASIONAL KELIMUTU

WISATA TAMAN NASIONAL KELIMUTU

Wisata andalan NTT tak hanya Taman Nasional Komodo saja, ada juga Taman Nasional Kelimutu yang menawarkan sejuta keindahan bagi siapa saja yang mengunjunginya. Tidak lengkap rasanya bila mengunjungi NTT tapi tidak datang ke tempat wisata ini.

Taman Nasional Kelimutu ini terdiri dari perbukitan dan pegunungan dengan Gunung Kelibara sebagai puncak tertinggi yang memiliki ketinggian mencapai 1.731 meter. Tempat ini juga memiliki hutan kecil seluas 4,5 hektare sebagai tempat perlindungan berbagai jenis flora dan fauna.

Tentunya, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan yang menakjubkan di tempat ini. Dan jika sudah mengunjunginya, pasti kamu tak akan rela untuk meninggalkannya, dan berharap suatu saat nanti bisa mengunjunginya lagi. Cerita mitos kadang memang tak bisa dipisahkan dengan suatu tempat yang sudah ada sejak lama, termasuk objek wisata Danau Kelimutu ini. Wisata Danau Kelimutu sendiri memiliki dua danau yang posisinya berdekatan.

Danau tersebut bernama Tiwu Nuwa Muri Koo Fai dan Tiwu Ata Polo. Konon, jika kedua danau ini tercampur menjadi satu, maka dunia akan kiamat. Selain itu, ada satu hal lagi yang sudah menjadi kepercayaan masyarakat setempat yang tak kalah mistisnya. Masyarakat percaya bahwa danau tersebut merupakan tempat bersemayamnya orang yang telah meninggal.

Danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yang berwarna biru muda merupakan tempat berkumpulnya arwah pemuda pemudi, sedangkan Tiwu Ata Polo yang berwarna hijau toska diyakini sebagai tempat bersemayamnya arwah para tukang tenung atau tukang sihir yang jahat.

Masyarakat setempat sudah mulai khawatir karena dinding tebing yang memisahkan kedua danau tersebut terus terkikis dan kondisinya sekarang sudah tak setebal dulu lagi. Jika suatu saat tebing tersebut ambruk dan kedua air dari danau ini bercampur, mereka yakin bahwa dunia ini akan berakhir.

Salah satu tempat ikonik yang ada di Taman Nasional Kelimutu ini adalah danaunya. Danau Kelimutu ditemukan oleh seorang komandan militer Belanda bernama B. van Suchtelen pada 1915. Namanya menjadi semakin populer setelah Y. Bouman menulis tulisan tentang Danau Kelimutu di tahun 1929. Tulisan tersebut mengundang banyak perhatian dari wisatawan.

Sejak saat itu, banyak sekali orang datang melihat keindahan wisata Danau Kelimutu ini, terutama wisatawan asing. Keindahan yang menjadi daya tarik tak lain adalah keunikan tiga warna yang ada dimilikinya. Nama Kelimutu sendiri merupakan gabungan dari kata “keli” yang berarti gunung dan “mutu” yang berarti mendidih. Secara harfiah, nama ini dapat diartikan sebagai “gunung mendidih”.

Ketiga warna yang dimiliki wisata Danau Kelimutu ini diantaranya adalah biru muda, merah, dan hijau toska. Danau ini sendiri merupakan sumber dari erupsi phreatic di masa lalu, dengan puncak yang tingginya mencapai 1.639 meter. Kelimutu ini sebenarnya adalah nama dari gunungnya. Sedangkan danaunya memiliki namanya sendiri-sendiri, yaitu Tiwu Ata Mbupu atau Ata Mbupu, Tiwu Ata Polo atau atau Ata Polo, dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai.

TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU

WISATA TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah Taman Nasional di Jawa Timur, Indonesia, yang terletak di wilayah administratif Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo. Taman ini ditetapkan sejak tahun 1982 dengan luas wilayahnya sekitar 50.276,3 ha.

Taman nasional ini adalah salah satu tujuan wisata utama di Jawa Timur. Dengan adanya penerbangan langsung Malang-Jakarta dan Malang-Denpasar diharapkan jumlah kunjungan wisatawan asing maupun domestik akan semakin meningkat. Selain Gunung Bromo yang merupakan daya tarik utama, Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki. Meski demikian untuk sampai ke puncak Semeru tidaklah semudah mendaki Gunung Bromo dan para pendaki diharuskan mendapat izin dari kantor pengelola taman nasional yang berada di Malang.

Penggemar hiking disarankan untuk mengambil rute dari Malang karena bisa menikmati keindahan lautan pasir lebih panjang. Start point dapat dimulai dari Ngadas yang merupakan desa terakhir yang berada di dalam kawasan taman nasional serta tempat untuk melengkapi perbekalan terutama persediaan air karena setelah ini tidak akan dijumpai sumber air.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memiliki tipe ekosistem sub-montana, montana dan sub-alphin dengan pohon-pohon yang besar dan berusia ratusan tahun antara lain cemara gunung, jamuju, edelweis, berbagai jenis anggrek dan rumput langka.

Satwa langka dan dilindungi yang terdapat di taman nasional ini antara lain luwak (Paradoxurus hermaphroditus), rusa (Rusa timorensis ), kera ekor panjang (Macaca fascicularis), kijang (Muntiacus muntjak), ayam hutan merah (Gallus gallus), macan tutul (Panthera pardus melas), ajag (Cuon alpinus javanicus); dan berbagai jenis burung seperti alap-alap (Accipiter virgatus),rangkong (Buceros rhinoceros silvestris), elang ular bido (Spilornis cheela bido), srigunting hitam (Dicrurus macrocercus), elang bondol (Haliastur indus), dan belibis yang hidup di Ranu Pani, Ranu Regulo dan Ranu Kumbolo.

Taman nasional ini sangat lah cocok untuk di jadikan tujuan atau destinasi untuk anda para pecinta wisata. Atau anda dapat berwisata bersama dengan keluarga tercinta untuk melihat cantiknya pemandangan yang ada di taman nasional ini dan jenis flora dan fauna yang beragam.

TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS

WISATA TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS

Taman Nasional Way Kambas sudah terkenal sejak lama sebagai pusat latihan gajah Sumatera. Way Kambas yang terletak di Lampung ini adalah terbentuk dari sejarah letusan gunung Krakatau di masa lalu. Taman nasional ini juga merupakan pusat latihan gajah pertama di Indonesia.

Di sana, gajah-gajah yang tadinya liar dilatih dan beberapa di antaranya diajak untuk melakukan pertunjukan sirkus sederhana dan atraksi untuk menghibur wisatawan yang hadir, seperti melakukan permainan sepak bola, berenang, dan lain sebagainya. Bagi kamu yang ingin mengunjungi Way Kambas, beberapa penjelasan berikut ini mungkin bisa membantu.

Taman Nasional Way Kambas yang disingkat menjadi TNWK telah diumumkan oleh Menteri Pertanian secara resmi pada tahun 1982 lalu. Pendirian Way Kambas ini berasarkan SK. No. 14/Menhut-II/1989. Luas kawasan TNWK ini mencapai 130.000 hektar, dan kesemuanya diolah secara baik oleh petugas.

Lokasi TNWk adalah di Kecamatan Way Jepara, Labuan Meringgai, Sukadana, Purbolinggo, Rumbia dan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Wisatawan yang datang akan bisa menikmati wisata satwa dan wisata alam yang menakjubkan di sana.

Way Kambas memang identik dengan satwa gajah Sumatera. Namun, di taman nasional ini ada satwa langka lainnya yang dipelihara seperti badak, harimau sumatera, dan beberapa satwa langka lainnya. Taman Nasional ini juga sudah terkenal ke mancanegara.

Bahkan banyak peneliti dari luar negeri yang melakukan penelitian di sana tentang satwa-satwa Sumatera yang semakin langka. Tidak heran, karena Way Kambas juga adalah perwakilan ekosistem hutan dataran rendah yang memiliki rawa air tawar, semak belukar, dan juga hutan pantai di Sumatera. Singkatnya, hutan Way Kambas adalah hutan topis yang lengkap.

Jika kamu ingin mengunjungi Way Kambas, tidak perlu bingung akan melakukan apa saja, karena ada banyak kegiatan dan tempat yang bisa didatangi di Way Kambas. Beberapa di antaranya antara lain sebagai berikut.

Salah satu hal yang bisa dinikmati di Way Kambas yang paling populer adalah atraksi gajah yang sudah terlatih. Atraksi atau sirkus sederhana dari gajah-gajah tersebut bisa dilihat dengan banyak gaya, seperti atraksi gajah menari, sepak bola gajah, gajah mengalungkan bunga, berjabat tangan, dan juga berenang. Jika berkenan, wisatawan juga bisa menunggangi gajah dengan membayar tiket.

Gajah-gajah di taman nasional ini sudah jinak karena sudah berada dalam program pelatihan gajah. Gajah yang masih liar akan dijinakkan dan dilatih di sana.

Pusat pelatihan gajah ini didirikan pada awalnya untuk mengatasi masalah gajah liar yang sering merusak ladang dan pertanian warga karena habitatnya semakin lama semakin terusik. Selain pusat latihan gajah, di Way Kambas ada juga sebuah tempat bernama Suaka Rhino Sumatera yang merupakan satu-satunya lokasi pengembangbiakan satwa liar Indonesia berupa badak Sumatera.

Lokasi ini juga merupakan satu-satunya lokasi pengembangbiakan badak Sumatera di dunia. Namun wisatawan yang ingin masuk ke sini jumlahnya dibatasi karena pengelola ingin memfokuskan diri pada kepetingan penelitian dan pengembangan badak Sumatera itu sendiri.

Di Suaka Rhino Sumatera ini juga ada Proyek Penelitian Pembangunan Populasi Badak Sumatera dan juga Proyek Penelitian Populasi Harimau Sumatera. Kedua kegiatan utama tersebut meliputi tracking di hutan Rimba Way Kambas yang bisa dilakukan dengan menggunakan perahu motor. Tujuannya adalahuntuk mengamati Flora dan Fauna.